Mon. Dec 6th, 2021

Chant dan Masa Depan Youri Tielemans

Chant dan Masa Depan Youri Tielemans

Chant dan Masa Depan Youri Tielemans

Oleh : Fadli Rais (Redaktur majinbola.com)

—————————–

Oh then the Tielemans come

To take his shot and get us one

We’ll take our cup and go

—————————-

Potongan lirik ini dinyanyikan oleh tiga perempuan dan empat laki-laki untuk memberi apresiasi terhadap kemenangan Liecester City di gelaran Piala FA tahun 2020/2021. Satu laki-laki didapuk sebagai dirigen bak capo di stadion. Orang disampingnya mengikuti arahnyauntuk mendendangkan chant berjudul “The Tielemans Chant” yang diunggah oleh Francesca Burbela pada 16 Mei 2021 di akun Youtube-nya.

Chant khusus Youri Tielemans sebuah apresiasi setelah ia menjadi pencetak gol di laga Final Piala FA. Proses gol yang berawal dari kesalahan pasing Recce James yang mengoper ke arah lawan. Sempat mengenai tubuh Ayoze Perez, bola berhasil diambil oleh Luke Thomas. Umpan ke arah pemain berkebangsaan Belgia dapat dikonversi menjadi tendangan ke arah sudut kanan. Bek Chelsea Thiago Silva berusahan melakukan blok agar laju bola bisa terhenti dan penjaga gawang Kepa Arrizabalaga berusaha menggapai bolanya.

Boom. Bola masuk ke sudut kanan gawang yang dijaga Kepa. Tielemans lari ke arah tribun suporter sembari mengacungkan dua jari ke atas tanda bersyukur dan menepuk dadanya sembari dikerubungi rekan setimnya.  

Sempat disamakan oleh bek kiri Chelsea, Chilwell. Namun, VAR menganulir gol pria berkebangsaan Inggris dengan alasan posisinya offside. Gol pria berambut cepak membuat suporter The Foxes loncat kegirangan dan fans The Blues tertunduk lesu di Stadion Wembley.  

Chant Fransesca Burbela  pun kembali dinyanyikan seluruh pecinta klub kelahiran 1884 sembari menenggak segelas wine

——-

Oh then the Tielemans come

To take his shot and get us one

We’ll take our cup and go

——

Gol yang ke 17 spesial sebab mampu menghantarkan klub asuhan Brendan Rodgers merengkuh Piala FA medio 2020/2021. Semenjak menecetak gol pertamanya untuk Si Rubah, saat mengalahkan Fulham di Stadion King Power. Torehan golnya baru belasan gol, namun  Christian Fuchs menilai  pria kelahiran Sint-Pieters-Leeuw punya peran positif untuk klub.

“Dia ahli strategi di lini tengah. Ketepatan dalam permainannya dan cara dia melihat kawan di sekitarnya. Dia menempatkan rekan satu timnya menjadi pencetak gol dengan operannya. [Berkat operannya] sudah banyak menjadi gol,” ungkapnya.

Dipinjam Lalu Bersinar

7 Mei lalu ia merayakan hari lahir ke 24. Bersinar bersama klub masa kecilnya, RSC Anderlecht lalu dijual ke klub Ligue 1 Monaco. Performanya yang tak kunjung membaik, memutuskan manajemen Si Merah Putih meminjamkan ke Inggris yaitu Leicester City. Tebusan untuk mempermanenkan Youri Tielemans pada transfer musim 2019/2020 lah yang membuka tirai kemampuannya. Dipinjamkan setengah musim dengan klausul pembelian sebesar $ 49,50 juta.

Catatan transfermarkt.com, pria kelahiran Anderlecht ini telah memainkan 357 pertandingan untuk tiga klub. 185 partai bersama klub yang masa kecilnya dengan torehan 35 gol dan 35 asis selama 4 musim. Nahas, penampilan cemerlang di klub sebelumnya tak mampu bertuah saat membela AS Monaco di bawah asuhan Leonardo Jardim. Beruntung, Thierry Henry menjadi pengganti pelatih asal Venezuela di tim Les Rouge et Blanc. Tielemans pun tampil pada posisi terbaiknya dengan mencatatatkan 65 pertandingan dengan 6 gol dan tiga asis untuk Si Merah Putih.

Untung tak dapat ditolak, Youri dipinjamkan AS Monaco ke Leicester City pada Januari 2019. Ia tak menyia-nyiakan kesempatan unjuk gigi selama 13 pertandingan dengan 3 gol dan lima asis di bawah asuhan Brendan Rodgers setelah menggantikan pelatih Claude Puel.

Di bawah asuhan mantan pelatih Liverpool, pemain asal Belgia itu mendapatkan satu tempat di pos gelandang. Selama membela The Foxes telah membubuhkan 107 penampilan di Premier League dengan menorehkan 17 gol dan 19 asis. Musim ini, ia tampil di 37 pertandingan sama dengan rekan setimnya Kasper Schmeichel untuk Premier League. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih pun dibayar dengan penampilan apik dalam menjaga lapangan tengah Leicester City.

Menilik Whoscored, selama membela Si Rubah telah melepaskan umpan kunci setiap pertandingan 1,2 dengan rata-rata pasing 63,3 dengan rerata sukses 82,8 %. Berbanding terbalik dengan kompatriotnya, James Madisson untuk urusan pasing dengan umpan kunci 1,7 dengan rata-rata setiap pertandingan 31.9 dengan presentase sukses 82,4.

Berposisi sebagai gelandang tengah dengan dengan formasi yang digunakan oleh Brendan Rodgers yang menempatkan pemain tengah lebih dari dua. Pelatih berkebangsaan Irlandia Utara, musim ini telah menggunakan 4-2-3-1 (12), 3-2-4-1 (8), 3-4-1-2 (5), 4-1-4-1 (5).

Seberapa penting Tielemans dalam taktik mantan pemain Liverpool? Leicester di bawah arahannya menggunakan tiga pemain tengah Youri Tielemans, James Madisson dan Wilfred Ndidi. Tugas Tielemans saat melakukan penyerangan menjadi pemain yang memindah saat Madisson dikawal oleh pemain lawan. Ndidi menjadi menjadi pemain betahan karena saat bersamaa, dua wing back kanan dan kiri melakukan penyerangan. Saat bertahan, Tielemans menjadi melakukan pressing saat tim lawan membangun serangan pertama.

Nathan Wong menyebut Tielemans dan Ndidi dalam taktik Brendan Rodgers bak filosofi “Yin dan Yang”. Pemain asal Nigeria bertahan bak baja sedangkan Tielemans jadi otak dan jantung serangan klub asal Kota Leicester. Menggabungkan keduanya menjadikan lini tengah tak hanya mereka memiliki kemampuan bertahan dari serangan lawan, juga memberikan umpan matang kepada pemain lainnya untuk dikonversi gol. Kemampuan Ndidi dan Tielemans dalam duel perebutan bola merupakan kombinasi efektif, yang bisa menjadi tumpuan Leicester dalam dua musim terakhir.

Besar dari keluarga pejudo di daerah Sint-Pieters-Leeuw. Sang ayah merupakan penggemar Anderlecht dan menitipkan Tielemans kecil di akademi sepakbolanya. Tergolong sebagai anak baik-baik yang keseharian berangkat sekolah di antar lalu di jemput saat bel pulang dibunykan. Disiplin dengan kewajiban diri sendir, misalnya mengerjakan tugas sekolah tepat pada waktunya.  

Pemain favoritnya adalah Zidane. Ia tonton kemampuan pria asal Perancis digelaran Piala Dunia 2006 di Jerman. Jika kebanyakan orang menganut buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Tielemans bisa jadi pembeda dari anggapan itu.

Jika Zidane adalah buahnya, maka jatuhnya tak jauh dari orang yang melihatnya, yaitu Youri Tielemans. Apakah penampilan ciamiknya menjadi Liecester unuk meneruskan kerjasama yang telah terbangun atau usai di sini?