Tue. Dec 1st, 2020

Marjin Bola

More than football

Sepakbola Nigeria dan Hantu Boko Haram

4 min read
Sepakbola Nigeria dan Hantu Boko Haram

Oleh : Tedi Kholiludin (Direktur marjinbola.com)

Nigeria dan Boko Haram seperti menjadi kosakata yang sulit dipisahkan. Setidaknya 5 tahun terakhir ini. Bak surat dengan perangko. Laiknya Mimi dan Mintuno, Qays dan Layla, Upin dan Ipin juga Romi dan Yuli. Boko Haram, kelompok Islam garis keras pimpinan Aboubakar Shekou itu menuntut diterapkannya Syariat Islam di negara yang beribukota Lagos tersebut.

Di Nigeria, jumlah penduduk muslim hampir separuh dari jumlah penduduknya  yang mencapai 174.507.539 di tahun 2013. Shekau sendiri berasal dari negara bagian Yobe, Nigeria bagian utara. Didirikan tahun 2002, Boko Haram menjadi sangat radikal di tangan Shekau. Pimpinan awalnya, Mohammed Yusuf terbunuh pada tahun 2009.

Boko Haram memiliki nama Arab Jama’atu Ahlis Sunnah Lid Da’wah wal Jihad. Boko berasal dari bahasa Hausa (bahasa di daerah Maiduguri, markas Boko Haram) yang kurang lebih pendidikan barat. Ini terkait dengan sejarah Kerajaan Inggris yang menjajah Nigeria.

Khalifah Sokoto, yang berkuasa di daerah yang sekarang menjadi wilayah Nigeria utara, Niger dan Kamerun selatan, ada di bawah jajahan Inggris. Pembatasan terhadap pendidikan Islam oleh Kerajaan Inggris menyebabkan kemarahan dan perlawanan dari warga setempat. Dengan begitu Boko Haram kira-kira berarti, Pendidikan Barat itu Haram.

Tak kurang dari dari 3 juta muslim Nigeria bergabung dengan Boko Haram. Operasi militer pertama mereka lancarkan di tahun 2009. Shekau sendiri digambarkan sebagai sosok yang anti kompromi, tak mengenal rasa takut, paradoks, separuh ulama dan separuh gangster.

Meski pada awalnya Yusuf mendesain lembaga pendidikan, tapi dalam perkembangannya, Boko Haram juga menjadi organ politik. Mereka dengan sangat keras menyuarakan penerapan Syariat Islam di Nigeria. Dengan cara yang sangat radikal. 2013 mendeklarasikan organisasi ini sebagai kelompok teroris.

Departemen Luar Negeri Amerika menawarkan $7 juta bagi pemberi informasi keberadaan Shekou. Angkatan Bersenjata Nigeria juga menawarkan $300.000.

Reputasi Boko Haram sebagai organisasi Islam radikal tak terbantahkan. Pada Rabu, 29 Juli 2009, mereka terlibat dalam pertempuran dengan pihak keamanan setempat di Maiduguri. Ratusan orang terbunuh dan ribuan harus mengungsi dari rumahnya. Dalam pertempuran di ibu kota negara bagian Borno itu, Muhammad Yusuf tewas.

Desember 2010, Boko Haram menewaskan 80 orang pada perayaan Natal. Pada Juni hingga Agustus 2011, mereka menyerang kantor polisi Abuja dan kantor perwakilan PBBB. Perayaan Paskah mematikan terjadi di April 2012 ketika sebuah gereja diserang di Kaduna.

Hampir setiap tahun mereka melancarkan serangan. Yang terakhir, pada bulan April 2014 mereka menyandera 279 siswa SMP di Chibok (Negara bagian Borno) dan mengancam akan menjualnya.

Banyak spekulasi soal kekerasan dan konflik Nigeria. Ada yang mengaitkannya dengan ketidakadilan, kemiskinan dan korupsi. Padahal Nigeria adalah produsen minyak terbesar di Afrika dan negara yang masuk kategori penghasil minyak terbesar di dunia.

Tapi, sebagian besar warganya berpenghasilan kurang dari $2 per hari. Minyak banyak dihasilkan di daaerah tenggar dan kelompok Boko Haram berkeinginan untuk mengelola hasilnya di bawah kendali mereka. Serangan Boko Haram kepada ladang-ladang minyak di Nigeria kerap membuat jatuh perekonomian negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Sepakbola

Di lain sudut, Nigeria dikenal sebagai negara sepakbola. Di Afrika, Nigeria merupaka raksasa Sepakbola selain Kamerun dan Pantai Gading. Nigeria menjadi langganan peserta putaran final Piala Dunia. Di Olimpiade Atalanta 1996, mereka bahkan meraih medali emas. Memang di ajang Piala Dunia mereka hanya finish di 16 besar pada tahun 1994 dan 1998. Setelah itu, tim Elang Super tak mampu lolos ke babak berikutnya.

Meski begitu, kekuatan Nigeria tetap tak bisa dipandan sebelah mata. Terutama di kelompok usia. Di kelompok U-17 misalnya, tim nasional dengan kaus kebanggaan hijau ini meraih juara. Sejak digelar tahun 1985, Nigeria telah merengkuh 4 kali juara dunia di kelompok umur tersebut. 1985, 1993, 2007 dan 2013. Menjadi bukti yang sahih untuk menunjukan bahwa mereka adalah salah satu kiblat sepakbola dunia.

2014, mereka kembali melenggang ke Brazil setelah  menyisihkan Malawi, Kenya dan Namibia di babak penyisihan serta menhempas Ethiopia di babak play off. Hanya saja kabar buruk menghinggapi warga Nigeria di tanah kelahirannya. Shekou kembali mengeluarkan maklumat.

Baginya Sepakbola dan musik adalah cara orang barat untuk membuat umat Islam terlena. Ia meminta pemerintah untuk memblokir tayangan yang berasal dari televisi barat.

Imbasnya, warga Nigeria lebih memilih menonton televisi di rumah, ketimbang melakukan nonton bareng. Magaji Majia, pihak kepolisian dari Kano menandaskan kalau ia sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk melakukan langkah antisipatif selama piala dunia, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian menonton bola.

Urusan ancam mengancam, Boko Haram memang tak pernah main-main. Di tahun ini saja, tiga kejadian pembunuhan berlatar sepakbola terjadi. Pada bulan Mei, tiga orang tewas dalam ledakan di luar sebuah pusat nonton bersama menunjukkan final Liga Champions Eropa antara Real Madrid dan Atletico Madrid di pusat kota Jos. Pada April, diduga orang bersenjata Boko Haram menyerbu tempat yang dikemas di Potiskum, di timur laut Negara Bagian Yobe, menembak mati dua orang saat mereka menyaksikan babak perempat final pertandingan Liga Champions. Awal Juni ini, setidaknya 40 orang tewas ketika sebuah bom meledak setelah pertandingan sepak bola di kota Mubi di Adamawa.

***

Anda masih ingat pertandingan antara Nigeria vs Bulgaria di Piala Dunia 1994? Ada selebrasi yang begitu sangat emosional. Mendapat umpan matang dari Finidi George, pemain Vitoria Setubal itu menceploskan bola ke gawang Bulgaria yang dijaga Borislav Mikhailov pada menit 22. Dialah Rashidi Yekini, salah seorang pemain muslim Nigeria yang meninggal pada 2012 lalu.

Di Piala Dunia 2014 ini, ada nama Ahmed Musa. Bocah yang baru berusia 22 tahun ini lahir di Jos, salah satu wilayah yang kerap disambangi kelompok Boko Haram di bagian utara. Pemain CSKA Moskow, Rusia itu pernah bermain di Kano, Kaduna dan klub-klub lain di Liga Nigeria. Dari total 33 kali bermain untuk timnas, Musa sudah menceploskan 5 gol.

Entah, apakah masih relevan menyebut pemain-pemain muslim di Nigeria dalam kondisi dimana Boko Haram begitu membabi buta. Bahkan tak bisa menjadikan sepakbola sebagai alat pemersatu.

Tetapi sejatinya Islam di Nigeria tak hanya Boko Haram. Sultan Sokoto dan Presiden Nigerian Supreme Council for Islamic Affairs, Alh. Sa’ad Abubakar mengutuk keras perilaku kelompok Boko Haram. “Terrorism has no place in Islam,” terang mereka.

Harapan untuk membangun perdamaian memang masih ada. Persahabatan Imam Muhammad Ashafa dan Pendeta James Wuye adalah contohnya. Dan juga persahabatan antara Ahmed Musa dengan rekan-rekannya di timnas Nigeria seperti Victor Moses, Vincent Enyeama dan lainn-lain, juga contoh lain.